Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan

Kamis, April 23, 2009

Gourmet Carrot Cake

Pada Pertemuan Anggota Bulan Maret 2009, Ny.Dian Indira Clayton, Anggota Dharma Wanita Persatuan KJRI Hong Kong telah bersedia menurunkan ilmu membuat "Carrot Cake".

Memasak merupakan salah satu hobinya sejak dulu di samping keahliannya sebagai seorang "Public Relation".

Pengalaman kerja yang selalu berpindah-pindah kerena mengikuti suami tercinta, membuat Ibu Dian bertambah pengalaman tidak saja sebagai wanita karier tapi juga handal di dalam urusan kuliner.


"Carrot Cake" yang dibuat dengan tidak menggunakan bahan pengawet sangat menarik perhatian Anggota yang hadir.

Mari kita coba membuat di rumah masing-masing....
Terima Kasih Ibu Dian..

Hong Kong Flower Show 2009



 "The Hong Kong Flower Show 2009", yang diselenggarakan oleh The Leisure and Cultural Services Department merupakan suatu kegiatan yang banyak diminati oleh masyarakat Hong Kong. Kegiatan ini diselenggarakan setiap tahun bertempat di Victoria Park dengan memperlihatkan keanekaragaman bunga, pertamanan dan nilai etnis budaya masing-masing negara. Tema kali ini adalah "Blosomming Welcome for the East Asian Games" dengan bunga Cosmo sebagai simbol.

Pameran tahun ini diselenggarakan mulai tanggal 13 sampai dengan 22 Maret 2009, diikuti oleh 200 organisasi dari 20 Negara, termasuk perwakilan asing di Hong Kong seperti : Australia, Kanada, Estonia, Perancis, Jerman, Indonesia, Italia, Jepang, Korea, Malaysia, Belanda, Selandia Baru, Filipina, Singapura, Afrika Selatan, Spanyol, Swiss, Inggris dan Amerika Serikat. Selain itu, beberapa kota besar seperti Beijing, Guangzhou dan Hangzhou turut berpartisipasi pada kegiatan ini.

Kegiatan ini telah menarik perhatian masyarakat Hong Kong dan sekitarnya terlihat dari banyaknya pengunjung yang datang. Tidak kurang dari 538.000 pengunjung telah memenuhi Victoria Park selama kegiatan berlangsung, khususnya pada setiap akhir pekan.

Pavilyun Indonesia dengan tema "Indonesia : Harmony and Diversity", menampilkan keharmonisan bunga warna merah dan putih dipadu dengan taman dan keunikan ukiran kayu khas Indonesia telah memiliki daya tarik tersendiri bagi juri dalam memberikan penilaiannya. Indonesia yang memiliki perbedaan bahasa, etnik dan budaya dapat hidup bersama secara harminis dalam satu bangsa. KJRI Hong Kong bekerjasama dengan Dharma Wanita Persatuan KJRI Hong Kong telah mempersiapkan dengan matang dan mendapat penghargaan "Gold Award for Unique Features" pada Hong Kong Flower Show 2009.

Konjen RI Hong Kong, Bapak Ferry Adamhar menyatakan bahwa keikutsertaan dalam Hong Kong Flower Show 2009 dimaksudkan selain memperkenalkan Indonesia secara utuh melalui Pameran Bunga, diharapkan juga dapat mengenalkan keberagaman dari sisi lain Indonesia yang selama ini belum mendapat perhatian besar di Hong Kong. Dengan keikutsertaan ini, KJRI mengharapkan minat yang lebih besar dari pengusaha bunga Hong Kong untuk mengimpor lebih banyak bunga atau tanaman dari Indonesia.

Selain turut berpartisipasi sebagai peserta, Indonesia mendapat kehormatan untuk mengisi acara pada penutupan Hong Kong Flower Show 2009. Pada kesempatan ini KJRI Hong Kong menampilkan beberapa kesenian Indonesia yaitu : Tari Topeng Cirebon dan Angklung dari Jawa Barat, Tari Piring dari Sumatera Selatan dan Tari Ratoh Duek dari Aceh.

Seluruh penampilan kebudayaan, termasuk sisi budaya Pavilyun Indonesia telah banyak menarik minat masyarakat Hong Kong tidak saja untuk melihat tapi merekamnya dalam lukisan yang mereka buat langsung di depan Pavilyun Indonesia tersebut.

Rabu, Maret 18, 2009

Deteksi Dini Kanker Mulut Rahim

Karsinoma serviks uteri atau yang umumnya dikenal dengan kanker mulut rahim yang menyerang kaum perempuan. Pada Pertemuan Anggota bulan Februari lalu, Penasihat kita, dr Eva Adamhar, menjelaskan apa dan bagaimana cara kita melakukan deteksi dini pada kanker ini.

Kanker leher rahim diduga disebabkan oleh virus HPV (Human Papilomma Virus). Namun ada beberapa faktor yang menyebabkan perempuan berisiko lebih tinggi terkena penyakit ini, yaitu: semakin muda perempuan melakukan hubungan seksual akan semakin tinggi risiko terkena kanker ini; terlalu sering melahirkan, apalagi dengan jarak yang terlalu dekat (kurang dari 2 tahun); sering berganti pasangan dalam berhubungan seksual; gaya hidup tidak sehat, seperti merokok, kurang memperhatikan gizi, dan tidak menjaga kebersihan alat kelamin secara semestinya; dan pemakaian alat kontrasepsi dalam rahim.

Gejala dari kanker ini salah satunya adalah pendarahan vagina yang tidak normal (antara siklus menstruasi, setelah menopause, dll) dan keluarnya cairan dari vagina, keputihan yang tidak normal (keruh dan berbau).

Untuk itu perempuan yang aktif melakukan seksual disarankan untuk mengadakan cek pap smear secara teratur. Metode pap smear adalah memeriksa sel-sel yang diambil dari cairan mulut rahim dan diperiksa dengan mikroskop, untuk melihat perubahan-perubahan yang terjadi dari sel tersebut. Tes ini tidak memakan banyak waktu karena berlangsung hanya beberapa menit, tidak sakit dan biayanya pun relatif terjangkau. Pap smear dapat mendeteksi hingga 90 persen kasus kanker mulut rahim secara akurat, sehingga angka kematian perempuan akibat kanker serviks pun dapat menurun sampai lebih dari 50 persen.

Selain tes pap smear, saat ini pencegahan kanker serviks dan perlindungan terhadap infeksi HPV dapat dilakukan dengan pemberian vaksin. Vaksin yang disebut antiHPV ini bersifat quadrivalent, yaitu memberikan perlindungan terhadap HPV tipe 16 dan 18 yang merupakan penyebab dari 70 persen kanker serviks. Juga dari HPV tipe 6 dan 11 yang menyebabkan 90 persen kasus genital warts (kutil pada alat kelamin).

Tari Pendet meriahkan Music Asiatica

Pada tanggal 2 Februari 2009, sanggar tari daerah untuk anak-anak di bawah asuhan DWP KJRI Hong Kong turut memeriahkan Music Asiatica di Hong Kong City Hall. Yang membuatnya lebih istimewa adalah tarian Pendet kali ini diiringi oleh live music yang dibawakan oleh kelompok gamelan Bali mahasiswa Hong Kong University (HKU) di bawah asuhan Dr. Manolette Mora dari Faculty of Music-HKU.

Menari dengan iringan gamelan 'live' memiliki tingkat kesulitan lebih tinggi karena membutuhkan koordinasi penari dan pemain gamelan yang baik. Kolaborasi antar kedua belah pihak dalam acara ini telah melahirkan karya seni yang bernuansa lebih dalam, indah, dan menggugah.

Selasa, Januari 27, 2009

Demonstrasi membuat puding karamel di Pertemuan Anggota bulan Januari

Ny. Oneng Djunaedi, yang merupakan Pengurus Bidang Sosbud DWP KJRI Hong Kong, sudah terkenal sebagai 'chef' andalan di tengah-tengah Anggota DWP KJRI Hong Kong. Selain memang hobi memasak, pengalamannya bekerja di restoran saat di tanah air turut mematangkan kebolehannya dalam urusan kuliner.

Dalam pertemuan perdana di tahun 2009 ini, beliau bersedia menurunkan ilmu membuat puding karamel nan lezat kepada kita semua. Dengan sigap dan lancar, beliau menunjukkan teknik pembuatan puding dengan runut dan teperinci, lengkap dengan tip-tip berguna untuk menghasilkan tampilan puding yang menggiurkan. Hasilnya? Mmmm... yummy! Terima kasih, Ibu Oneng.

Berkreasi dengan sampul buku

Saat kita berada di negeri orang, terkadang kita perlu memberi suvenir kepada orang asing. Di kala persediaan buah tangan yang dibawa dari kampung halaman sudah menipis, tak perlu panik dan kehilangan akal. Inilah saatnya kita berpikir kreatif.

Untuk itulah para anggota DWP KJRI Hong Kong pada hari Jumat, 23 Januari 2009 berkumpul di Ruang DWP lantai 17 Gedung KJRI Hong Kong untuk berkreasi membuat sampul buku cantik dengan aksen khas Indonesia. Berbekal kain polos, kain batik, tali, dan kancing cantik, lahirlah sampul buku catatan dengan tampilan aksi.

Senin, Desember 29, 2008

Sembilan Tahun Dharma Wanita Persatuan

Peringatan HUT DWP ke-9 di Hong Kong telah usai dilaksanakan. Menyikapi keadaan ekonomi global yang tengah dilanda resesi, rangkaian peringatan HUT DWP ke-9, DWP KJRI Hong Kong dilaksanakan secara sederhana tanpa mengurangi maknanya.

Seperti tahun lalu, pertandingan bowling antaranggota DWP KJRI Hong Kong pada tanggal 19 November 2008 di South China Athletic Association membuka rangkaian acara peringatan HUT DWP ke-9. Pertandingan secara resmi dibuka oleh Penasihat DWP KJRI Hong Kong, Ny. Eva Adamhar, dengan melakukan pelemparan bola pertama. Ny. Sandra Sinaga, istri dari pejabat Bank Mandiri Hong Kong, lagi-lagi keluar sebagai juara, mempertahankan gelar yang telah diperolehnya tahun lalu.

Pada tanggal 23 November 2008, lomba kebersihan antarbidang di lingkungan KJRI Hong Kong yang memperebutkan piala bergilir dari DWP KJRI Hong Kong kembali digelar. Dengan didampingi Kepala Kanselerai—Bapak Dicky Soerjanatamihardja, dan Ketua DWP KJRI Hong Kong—Ny. Mira Soerjanatamihardja, dewan juri yang terdiri atas Konsul Jenderal RI untuk Hong Kong—Bapak Ferry Adamhar, Penasihat DWP KJRI Hong Kong—Ny. Ferry Adamhar, dan Ketua Panhut DWP ke-9 DWP KJRI Hong Kong—Ny. Tannya Ferdy mengadakan penilaian dari satu ruang ke ruang lainnya. Hasilnya, tahun ini piala berpindah tangan dari Fungsi Kejaksaan kepada Fungsi Ekonomi.

Di hari yang sama pula, diadakan donor darah yang diikuti oleh para anggota DWP KJRI Hong Kong, staf KJRI Hong Kong, dan Buruh Migran Indonesia di Hong Kong. Dalam sambutannya untuk melepas para calon pendonor, Konjen Ferry Adamhar juga mengingatkan bahwa kegiatan ini merupakan kontribusi WNI yang saat ini bermukim di Hong Kong terhadap Pemerintah Hong Kong. Kegiatan yang berlangsung selama satu hari di Hong Kong Red Cross-Causeway Bay Donor Centre ini mendapat tanggapan positif dan menyedot banyak peminat.

Keesokan harinya, tanggal 24 November 2008, rombongan DWP KJRI Hong Kong mengadakan kunjungan sosial ke Shelter Bethune House—Christian Action. Di shelter ini ditampung sebagian kecil Buruh Migran Indonesia di Hong Kong yang sedang mengalami masalah. Kunjungan ini selain untuk menunjukkan kepedulian anggota DWP terhadap sesama WNI juga diharapkan bisa memberi sedikit penghiburan menjelang Hari Natal.

Upacara Peringatan HUT DWP ke-9 di KJRI Hong Kong sendiri diadakan pada tanggal 15 Desember 2008. Acara ini berlangsung dengan lancar dan khidmat, tanpa gangguan yang cukup berarti. Usai upacara diadakan foto bersama seluruh anggota DWP KJRI Hong Kong, kemudian dilanjutkan kembali dengan Upacara Peringatan Hari Ibu.

Setelah kedua upacara tersebut, Konjen Ferry Adamhar didampingi Penasihat DWP KJRI Hong Kong melakukan pemotongan tumpeng. Potongan tumpeng diserahkan kepada Ny. Ella Yo yang merupakan salah satu anggota tertua DWP KJRI Hong Kong yang sampai saat ini masih tetap aktif mengikuti kegiatan DWP KJRI Hong Kong. Acara dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada Bapak Toni Liem Mien Tong yang selama ini selalu bersedia membantu DWP KJRI Hong Kong dalam kegiatan yang bersifat protokoler. DWP KJRI Hong Kong juga memberikan penghargaan kepada Bapak Ade Maolana yang tak pernah putus membantu dalam urusan dokumentasi.

Acara dilanjutkan dengan lomba merangkai bunga yang diikuti oleh Anggota DWP KJRI Hong Kong dan staf KJRI Hong Kong. Para peserta diberi waktu lima belas menit untuk berkreasi dengan bahan dan alat yang telah disediakan panitia. Dari penilaian tim juri yang terdiri atas Bapak Dicky Dharjanto—GM Garuda Indonesia di Hong Kong, Bapak Pdt. Aris, Penasihat DWP KJRI Hong Kong, Ketua DWP KJRI Hong Kong, dan Ny. Tjandra Jihno—Pengurus DWPKJRI Hong Kong, diputuskan Ny. Nina Liem –Anggota DWP KJRI Hong Kong sebagai juara pertama.

Dalam kesempatan ini juga DWP KJRI Hong Kong menjual lotere berhadiah, yang mendapat sambutan meriah dari para hadirin. Barang yang diundi merupakan sumbangan dari berbagai pihak dan keseluruhan hasil penjualan tiket lotere ini akan disumbangkan kepada saudara-saudara kita yang kurang beruntung di Tanah Air melalui Dharma Wanita Persatuan Departemen Luar Negeri. Hal ini juga mengingatkan kita untuk selalu bersyukur dan tetap tegar menghadapi segala tantangan.

Selamat hari ulang tahun Dharma Wanita Persatuan ke-9. Semoga di masa-masa yang sulit ini, organisasi kita semakin solid dan semakin kokoh dalam mengemban visi dan misinya.

Tatap muka dengan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan, Prof. Dr. Meutia Hatta Swasono

Di akhir tahun, tepatnya 28 Desember 2008, DWP KJRI Hong Kong mendapat kesempatan untuk bertatap muka dengan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan, Prof. Dr. Meutia Hatta Swasono yang mengadakan kunjungan kerja ke Hong Kong selama beberapa hari. Meneg PP dan rombongan yang seluruhnya berjumlah enam orang membawakan ceramah yang dihadiri oleh para anggota DWP KJRI Hong Kong dan Buruh Migran Indonesia di Hong Kong. Materi ceramah yang dibawakan dengan amat menarik dan berbobot meliputi masalah-masalah seputar pemberdayaan perempuan, mulai dari human trafficking, kesejahteraan perempuan, hingga peran perempuan dalam menghadapi Pemilu mendatang.


Usai ceramah, Meneg PP beserta rombongan berkesempatan untuk bertatap muka sambil santap siang bersama para anggota DWP KJRI Hong Kong yang hadir di ruang kerja DWP KJRI Hong Kong. Ramah tamah tersebut ditutup dengan foto bersama.

Senin, November 17, 2008

Promosi budaya Indonesia di Matilda Sedan Chair Bazaar

Matilda Sedan Chair Race & Bazaar adalah acara penggalangan dana tahunan untuk amal yang rutin diadakan oleh The Matilda International Hospital. Dari tahun ke tahun, acara ini selalu menyedot minat peserta dan pengunjung. Dengan mengusung tema cheers, chairs, and charity, suasana akrab dan meriah pun tercipta di area pertandingan dan bazaar yang berlangsung di halaman The Matilda International Hospital, Mount Kellet Road-The Peak Hong Kong tanggal 16 November 2008 lalu.

Di tahun ini, DWP KJRI Hong Kong turut berpartisipasi dalam memeriahkan bazaar dengan menyumbangkan dua buah tarian daerah yang dibawakan oleh putri-putri para anggotanya. Selain untuk beramal, diharapkan hal ini dapat lebih memperkenalkan budaya Indonesia di kalangan internasional.

Di tengah sorotan matahari yang amat terik dan menyilaukan mata, tarian Pendet dari Pulau Dewata membuka sajian dari Indonesia. Tari Pendet yang berlangsung dengan mulus dan cantik pun mendapatkan sambutan meriah dari para penonton. Tari piring dari Ranah Minang yang unik pun mendapatkan sambutan yang tak kalah ramainya. Usai menari, banyak penonton yang meminta diabadikan bersama para penari Pendet dan Tari Piring.

Selain tarian, DWP KJRI Hong Kong juga membuka stand yang diisi dengan produk-produk kerajinan Indonesia. Walaupun ukurannya mini, stand Indonesia juga menarik minat pengunjung—dari yang sekadar melihat, bertanya-tanya, mengobrol, sampai yang benar-benar membeli. Sambil berjualan, misi mempromosikan hasil kerajinan Indonesia tetap berjalan.

Partisipasi DWP KJRI Hong Kong yang berlangsung dengan lancar dalam acara ini tentunya tidak diraih begitu saja. Untuk itu Pengurus DWP KJRI Hong Kong mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu. Semoga kerja sama kita akan selalu terjaga dan semakin meningkat lagi.

Buat aksesori sendiri, yuk?

Kita pasti sering melihat berbagai aksesori dari manik-manik yang gaya. Mulai dari yang harganya murah hingga yang mahal, yang sederhana hingga yang rumit bentuknya, yang unik hingga yang pasaran, ribuan jenis kreasi aksesori dari manik-manik yang juga dikenal dengan sebutan beads and wire bisa kita dapatkan.

Kalau Anda ingin koleksi beads and wire yang unik, kenapa tidak membuatnya sendiri? Pada Pertemuan Anggota tanggal 12 November 2008 lalu, Ny. Fauziah Desai dan Ny. Titi Shibuya menularkan ilmu mereka dalam membuat aksesori dari manik-manik. Langkah-langkah dasar merangkai aksesori dijelaskan secara jelas dan runut oleh sang narasumber dan para peserta yang hadir pun diajak untuk praktik bersama-sama.

Ny. Fauzia Desai dan Ny. Titi Shibuya pun dengan sabar membimbing para peserta dalam membuat kreasi perdana mereka. Dalam kesempatan ini, peserta juga mendapatkan informasi mengenai buku-buku yang bisa dijadikan inspirasi dan panduan dalam merangkai manik-manik serta tempat mencari bahan aksesori (untuk yang tinggal di Hong Kong SAR, silakan jelajahi daerah Shamshuipo untuk mencari bahan-bahan menarik).

Tutorial singkat dalam membuat kreasi aksesori ini pun ditutup dengan foto bersama para peserta dengan hasil karya masing-masing. Tak lupa, DWP KJRI Hong Kong yang diwakili oleh Penasihat DWP KJRI Hong Kong, Ny. Eva Adamhar, memberikan tanda terima kasih kepada kedua ibu yang bersedia berbagi ilmu kepada seluruh anggota DWP KJRI Hong Kong kali ini.

Tari-tarian Indonesia juga menyemarakkan panggung Asia Ethnic Cultural Performances

Leisure and Cultural Services Department bekerja sama dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Hong Kong dan Consulate General of India mengadakan Asia Ethnic Cultural Performances pada tanggal 8 November 2008 lalu di Hong Kong Cultural Centre Piazza—Tsim Sha Tsui.

Dalam kesempatan ini KJRI Hong Kong bekerja sama dengan DWP KJRI Hong Kong menampilkan tari daerah yang dibawakan oleh sanggar tari anak-anak di bawah sayap DWP KJRI Hong Kong. Tari Ratoh Duek dari Aceh, Tari Piring dari Sumatera Barat, dan Tari Pendet dari Bali dibawakan dengan indah oleh anak-anak. Kesungguhan anak-anak dalam berlatih menghasilkan gerakan yang apik. Tentunya keberhasilan penampilan anak-anak juga tak lepas dari bantuan pelatih dan tim ‘belakang panggung’ yang andal, mulai dari para perias, seksi konsumsi, dan seksi transportasi yang dengan sigap dan cekatan selalu ada saat dibutuhkan. Keberhasilan ini juga merupakan pemacu semangat kita semua untuk terus mengharumkan nama bangsa di mana pun kita berada.

Tarian Indonesia meriahkan Yue Hwa Indonesia Bazaar

Yue Hwa bekerja sama dengan KJRI Hong Kong dan didukung pula oleh Garuda Indonesia dan Bank of China (Hong Kong) mengadakan Indonesia Bazaar. Indonesia Bazaar yang berlangsung sejak tanggal 30 Oktober hingga 30 November 2008 ini merupakan promosi produk Indonesia. Sepanjang berlangsungnya Indonesia Bazaar ini, promosi budaya berupa tari-tarian Indonesia juga diadakan sepanjang akhir pekan di setiap minggunya.

Dalam kesempatan ini Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Hong Kong bekerja sama dengan DWP KJRI Hong Kong turut memeriahkan panggung dengan menghadirkan Tari Ratoh Duek dari Aceh, Tari Piring dari Sumatera Barat, dan Tari Pendet pada hari Minggu tanggal 2 November 2008. Tarian yang dinamis dan atraktif ini dibawakan dengan apik oleh putri-putri anggota DWP KJRI Hong Kong. Sambutan meriah pun diberikan oleh para hadirin.

Tarian daerah oleh anak-anak akan kembali mewarnai panggung Yue Hwa Indonesia Bazaar pada tanggal 29 November 2008. Apabila Anda berminat untuk menyaksikan, silakan kunjungi Yue Hwa Indonesia Bazaar di Yue Hwa Chinese Emporium di 309 Nathan Road, Yaumatei, Kowloon (Jordan MTR station).

Kunjungan silaturahmi DWP KBRI Tokyo

DWP KJRI Hong Kong kembali kedatangan tamu istimewa. Pada tanggal 29 Oktober 2008, rombongan DWP KBRI Tokyo dipimpin oleh Ketua DWP KBRI Tokyo tiba di Hong Kong untuk mengadakan kunjungan wisata selama tiga hari sekaligus bersilaturahmi dengan seluruh anggota DWP KJRI Hong Kong.

Dalam rangka temu muka tadi, rombongan tamu dan sebagian besar anggota DWP KJRI Hong Kong pun berkumpul untuk santap siang bersama di Wisma Puri Mandiri. Dalam santap siang bersama tanggal 30 Oktober 2008 ini, kedua pihak saling bertukar sepatah dua patah kata dan tanda mata.

Semoga kunjungan seperti ini akan semakin mempererat rasa persaudaraan seluruh anggota DWP di mana pun kita berada. Walaupun jauh di mata tetapi selalu dekat di hati.

Tambah kompak dan tambah wawasan dengan jalan-jalan bareng ke Shenzhen

Pada tanggal 24 Oktober 2008, Penasihat, Pengurus, dan Anggota DWP KJRI Hong Kong berwisata ke Shenzhen. Selain untuk menambah wawasan, kegiatan ini juga bertujuan untuk lebih mempererat tali persaudaraan yang terjalin antarsesama anggota.

Dalam kesempatan kali para peserta jalan-jalan diajak untuk mengunjungi desa lukisan yang dikenal dengan nama Dafen Oil Painting Village. Aneka lukisan dalam berbagai aliran dan keindahan sungguh membuat seluruh peserta kagum. Objek lain yang dikunjungi adalah industri keramik Shenzhen. Mata para peserta kembali dimanjakan dengan berbagai kreasi keramik Cina yang namanya sudah terkenal di mana-mana.

Acara yang memakan waktu sehari penuh ini bisa dibilang berjalan dengan sukses. Setelah mata puas, perut kenyang, dan hati senang, rombongan kembali ke Hong Kong. Pertanyaan berikutnya, kapan kita jalan-jalan bareng lagi, ya…?

Rabu, Oktober 22, 2008

Halal bi Halal dalam Pertemuan Anggota Oktober 2008

Setelah dua bulan berlalu, Pertemuan Anggota DWP KJRI Hong Kong pun kembali diadakan pada hari Senin, 13 Oktober 2008, di Ruang Ramayana, Gedung KJRI Hong Kong. Pertemuan ini seolah menjadi ajang pelepas rindu para anggota yang selama bulan Ramadhan mungkin jarang bertemu atau hanya bertemu saat berlangsung kegiatan keagamaan saja.


Acara dibuka oleh Ny. Sandra Sinaga yang bertugas sebagai pembawa acara. Setelah sambutan oleh Ny. Eva Adamhar selaku Penasihat DWP, perpisahan dan perkenalan anggota baru, serta pemberian selamat kepada anggota yang berulang tahun bulan ini, para anggota pun berbaris untuk saling bersalam-salaman dan bermaaf-maafan. Acara halal bi halal ini berlangsung dengan hangat dan penuh rasa kekeluargaan. Usai bersalam-salaman, para anggota pun segera menyerbu hidangan lezat yang disediakan oleh pemenang arisan bulan lalu sambil terus berbincang-bincang dengan seru seakan-akan sudah beribu tahun tidak berjumpa.

Berbagi Kebahagiaan Jelang Idul Fitri

Pada tanggal 29 September 2008, dua hari menjelang Hari Raya Idul Fitri, Kelompok Pengajian Ibu-Ibu Al Falah mengadakan kunjungan ke shelter KJRI Hong Kong dan shelter yang berada di bawah pimpinan Bapak Muhaemin Karim. Kunjungan ini dimaksudkan untuk menyampaikan sumbangan dari dermawan yang dititipkan kepada kelompok pengajian Ibu-Ibu.

Pada kesempatan pertama, para anggota pengajian dipimpin oleh Ibu Eva Adamhar mengunjungi shelter KJRI Hong Kong. Setelah menengok keadaan shelter bersama dengan Konsul Tenaga Kerja, Ibu Sri Setiawati, dan berbincang-bincang dengan para penghuni shelter, Ibu Eva Adamhar menyerahkan sumbangan secara simbolis kepada salah satu penghuni.

Acara pun dilanjutkan dengan mengunjungi shelter Bapak Muhaemin Karim yang terletak tak jauh dari gedung KJRI Hong Kong. Ibu-ibu bersama-sama berjalan kaki menuju lokasi. Bapak Muhaemin Karim beserta para penghuni shelter pun menyambut gembira kedatangan para ibu. Kembali sumbangan diserahkan oleh Ibu Eva Adamhar secara simbolis kepada Bapak Muhaemin Karim.

Penyaluran sumbangan ini selain tentunya bertujuan untuk berbagi kebahagiaan bersama mereka yang kurang beruntung, juga mengingatkan kita semua untuk selalu bersyukur atas anugrah yang telah dilimpahkan oleh Yang Maha Kuasa oleh kita semua.

Membina akhlak mulia bagi insan suci

Bulan Ramadhan tidak hanya ditunggu oleh yang dewasa saja, tetapi anak-anak tak kalah seru menunggu bulan baik yang penuh berkah ini. Berpuasa, sholat tarawih bersama, berbuka dan sahur, serta sekolah di pagi hari bersama teman yang tidak menjalankan puasa, sungguh satu pengalaman unik bagi mereka. Secara fisik anak-anak yang besar telah mampu menjalankannya dengan baik, yang masih mereka butuhkan adalah bimbingan untuk menjalankan perintah agama dengan lebih baik dan benar. Hal ini merupakan kewajiban orang tua untuk membina anak mereka yang masih sebagai insan suci.

Ketua Panitia Ramadhan KJRI Hong Kong, bapak Dicky Soerjanatamihardja, kali ini mendatangkan lima orang uztad dari Indonesia. Selain memberikan bimbingan rohani kepada nakerwan, para uztad tersebut bersedia membimbing anggota DWP membaca Al Qur’an hingga khatam serta mengadakan Pesantren Kilat untuk anak-anak setiap hari Sabtu.

Pada hari Sabtu Minggu pertama dan kedua, Pesantren dibimbing oleh Bapak Khoiran Syuaeb dan Bapak Ali Azis. Beliau memberikan bimbingan gerakan sholat yang benar dan cerita-cerita tentang para Nabi. Pesantren yang semula hanya dilaksanakan dua jam karena keterbatasan waktu, sangat dirasa kurang bagi anak-anak. Sungguh beruntung sekali anak-anak kita pada minggu ketiga datang Bapak Dadan yang sanggup memberikan Pesantren Kilat lebih intensif lagi, yaitu sehari penuh setiap Sabtu. Ibu-ibu anggota DWP antusias mendorong putra-putri mereka untuk mengikuti program ini, tak kurang 30 anak memadati mushola dan mengagungkan asma Allah.
Bapak Dadan dengan sabar membimbing anak-anak yang cukup besar perbedaan umurnya, dari anak yang berumur 5 tahun hingga 15 tahun. Mereka dikelompokkan berdasarkan umur dan jenis kelamin, karena materi yang berbeda. Materi yang diberikan antara lain berwudlu dengan tertib, sholat, azan, bacaan Al Qur’an, mengenal Allah dan mengetahui keberadaanNya di alam, berpuasa, beriman di hari akhir, dan lain-lain.

Pesantren yang dimulai pukul 10.00 hingga menjelang berbuka berlalu dengan cepat hingga anak-anak tidak merasa lelah. Menu buka puasa disediakan para orang tua yang juga secara bergiliran ikut membantu Bapak Dadan. Di minggu terakhir sebagai evaluasi bagi anak-anak diadakan lomba Menghafal Surat Al Quran, Menggambar, Sholat berjamaah, dan Azan. Pesantren juga terasa meriah karena dihadiri Bapak Ferry Adamhar beserta Ibu dan Bapak Dicky Soerjanatamihardja beserta Ibu dan para orang tua. Selain hadiah bagi pemenang dibagikan pula bingkisan bagi seluruh peserta. Bagaimana tanggapan anak-anak mengenai Pesantren ini? Tahun depan ada lagi dong....!

(Ani Nugroho)

Rabu, September 17, 2008

Rangkaian Peringatan HUT RI ke-63 KJRI Hong Kong

Peringatan HUT RI ke-63 di lingkungan KJRI Hong Kong telah selesai dilaksanakan. Rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut hari kemerdekaan Indonesia ini dimulai sejak bulan Juni 2008 dan berakhir pada awal bulan September 2008. Walaupun cukup sederhana, seluruh kegiatan berlangsung dengan meriah dan lancar.

Konjen Cup--pertandingan bola voli antartim Nakerwan--bertempat di South China Athletic Association menjadi pembuka rangkaian kegiatan peringatan HUT RI ke-63 di lingkungan KJRI Hong Kong. Bapak Ferry Adamhar, Konsul Jenderal RI untuk Hong Kong secara resmi membuka pertandingan dengan melakukan pukulan serve perdana.

Mata acara kedua, Cerdas-Cermat antarkelompok Nakerwan, dilakukan pada bulan yang sama. Bertempat di Ruang Ramayana KJRI Hong Kong, acara ini menghadirkan Ny. Eva Adamhar (Penasihat DWP KJRI Hong Kong), Bapak Bambang Istiyono (BRI), dan Bapak Baharuddin (masyarakat Indonesia di Hong Kong).

Lomba Karaoke dan Poco-poco bagi para Nakerwan menempati urutan ketiga dalam rangkaian acara. Lomba ini merupakan salah satu lomba yang menyedot peserta paling banyak. Hadir sebagai juri lomba karaoke adalah Bapak Rahmat Widayanto (Bank Mandiri), Ms. Vanessa (APPIH), Bapak Bukit Rahardjo (masyarakat Indonesia di Hong Kong). Menduduki posisi juri pada lomba poco-poco adalah Ny. Mira Soerjanatamihardja (Ketua DWP KJRI Hong Kong) dan Ny. Surianty (South East Asia Dance Troupe). Pemenang pertama lomba karaoke dan poco-poco juga akan tampil di panggung pada Hari Indonesia.

Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-63 di Wisma Puri Mandiri berlangsung tanggal 17 Agustus 2008. Upacara penaikan bendera dan penurunan bendera berlangsung dengan amat lancar. Paskibra yang terdiri atas para Nakerwan Indonesia di Hong Kong dan kelompok paduan suara yang terdiri atas anak-anak dari komunitas Indonesia di Hong Kong dengan sukses menjalankan tugas mereka.

Untuk menghibur masyarakat Indonesia yang berada di Hong Kong, Panitia HUT RI ke-63 menggelar Hari Indonesia pada tanggal 7 September 2008 di Queen Elizabeth Stadium. Acara yang turut serta disponsori oleh Simpati Kangen-Telkomsel, Bank Mandiri, BNI, BRI, Indover, Tugu Insurance, BCA, Niaga Finance, APPIH, dan Ming Wah ini berlangsung dengan amat meriah dan lancar. Jajaran artis dari Indonesia, di antaranya Doyok, Topan, Ali, Denada, Sahrul Gunawan, Vita KDI 5, Murti Sari Dewi, dan duo mc Ivy Batutah dan Desta Club 80's menjadi obat kangen bagi seluruh penonton yang hadir.

Resepsi Diplomatik tanggal 10 September 2008, bertempat di Dynasty Club, menjadi acara penutup. Acara berlangsung dengan khidmat dan lancar. Pidato dari Bapak Ferry Adamhar selaku Konjen RI untuk Hong Kong diikuti dengan pidato dari Mr. John Tsang selaku Financial Secretary of the Hong Kong SAR yang menjadi tamu kehormatan dalam resepsi ini mengawali acara. Acara selanjutnya, yaitu pertunjukan Tari Ratoh Duek dari Aceh yang dibawakan oleh kelompok tari anak-anak di bawah asuhan DWP KJRI Hong Kong berlangsung dengan mulus dan mendapat sambutan meriah dari para undangan yang hadir.

Dalam rangkaian kegiatan peringatan HUT RI ke-63 ini DWP KJRI Hong Kong turut serta membantu menyukseskan jalannya acara dengan menangani konsumsi dan dekorasi pada sebagian acara. Keberhasilan DWP KJRI Hong Kong ini tidak lepas dari arahan serta bantuan dari Bapak Ferry Adamhar selaku Konsul Jenderal RI untuk Hong Kong, seluruh Panitia HUT RI ke-63 KJRI Hong Kong, dan tentunya dukungan penuh dari seluruh anggota DWP KJRI Hong Kong. Untuk itu, perkenankanlah DWP KJRI Hong Kong mengucapkan terima kasih sedalam-dalamnya kepada semua pihak yang terkait sehingga seluruh kegiatan yang menjadi tanggung jawab DWP KJRI Hong Kong dapat dilaksanakan dengan baik.

Tadarus Al Qur'an Bersama Kelompok Pengajian Ibu-Ibu Musholla Al Falah

Dalam bulan suci Ramadan tahun ini, kelompok pengajian Ibu-Ibu Musholla Al Falah KJRI Hong Kong kembali mengadakan tadarus Al Qur'an yang diadakan setiap hari kerja. Kegiatan ini diisi dengan tadarus Al Qur'an, kelas iqra', dan juga siraman rohani yang diasuh oleh Ustad Muhaemin Karim dari Islamic Union Hong Kong ditambah dengan beberapa ustad tamu yang didatangkan dari Indonesia oleh Panitia Ramadan KJRI Hong Kong.

Tadarus Al Qur'an ini mendapatkan sambutan amat baik, dilihat dari banyaknya peserta yang mengikuti acara tersebut setiap harinya. Kegiatan ini dimulai sejak tanggal 1 Ramadan (1 September 2008) hingga akhir bulan. Bagi Anda yang ingin turut serta, silakan datang ke Musholla Al Falah, lantai 4, KJRI Hong Kong. Acara dimulai pukul 11.00 dan ditutup dengan shalat Dzuhur berjamaah.

Kunjungan Penasihat DWP Deplu, Ny. Herawatie Wirajuda, ke Hong Kong

Pada tanggal 30-31 Agustus 2008 lalu, Menlu Hasan Wirajuda beserta Ny. Herawatie Wirajuda mengadakan kunjungan ke KJRI Hong Kong. Dalam kesempatan ini Ny. Herawatie Wirajuda selaku Penasihat DWP Deplu berkenan meluangkan waktu untuk menjenguk Ruang DWP KJRI Hong Kong dan bertatap muka dengan jajaran pengurus DWP KJRI Hong Kong pada saat makan siang di Wisma Puri Mandiri. Walaupun amat singkat, pertemuan ini mampu menggoreskan kesan mendalam dan memberi pencerahan kepada seluruh pengurus DWP KJRI Hong Kong yang hadir.